Kalau saya sering menulis tentang kegelapan, bukan berarti saya berada dalam gelap. Saya cuma menghayati kegelapan.
Kalau saya sering memakai kata ‘mati’, bukan berarti saya ingin mati. Saya cuma ingin tahu ’mati’ itu apa.
Kalau saya sering memakai kata-kata kasar nan sinis; melukai hati. Bukan berarti saya tidak bisa lembut.
Saya
cuma ingin menunjukkan, bahwa hidup kadang tidak mudah, hidup tidak
selalu indah seperti dalam dongeng, hidup kadang harus dijalani dengan
kepalan tangan sekeras karang.
Dan saya pun tahu, kita pasti kuat menghadapi itu semua.
Karena
saya tidak akan menawarkan padang ilalang yang penuh dengan bunga, tapi
padang kering yang penuh dengan tumbuhan mati; untuk kita tanami
bunga, bersama-sama.
Percayalah,
segala kata-kata manis saya buat untuk diri sendiri, sebagai perwujudan
rasa yang tak mampu menjelma dalam raut muka dan perilaku.
0 komentar:
Posting Komentar